Saya pergi ke Wina, Austria, dengan bus.
Saya akan pergi ke Wina, Austria, dengan bus.
Saya menggunakan bus dari perusahaan Student Agency. Perjalanan memakan waktu sekitar 4 jam.
Harganya 14 euro (sekitar 1.900 yen).
Perjalanan terasa cepat.
Saya tiba di terminal bus yang terletak di luar kota, dekat stadion, jadi saya akan naik kereta bawah tanah untuk menuju pusat kota.
Berikut adalah tempat menginap saya di Wina:
Do Step Inn
6 malam, 86 euro (sekitar 11.700 yen)
Sekitar 1.950 yen per malam.Lokasinya sangat nyaman karena dekat dengan stasiun kereta api.
Ukuran kamarnya juga cukup.
Museum Sejarah Seni (Kunsthistorisches Museum Wien), bangunan utama.
Mengunjungi gedung utama Museum Sejarah Seni (Kunsthistorisches Museum Wien).
Tempat ini sangat besar, dan ada banyak sekali koleksi, sehingga memerlukan waktu seharian untuk mengunjunginya.
Dibutuhkan sekitar 6 jam untuk melihat semuanya.
Hanya buka hingga pukul 9 pagi pada hari Kamis, jadi saya masuk sekitar pukul 1 siang dan mengunjungi museum hingga sekitar pukul 6:30.
Saya sangat puas.
Museum Kekayaan Kerajaan (Imperial Treasury Vienna, Kaiserliche Schatzkammer Wien)
Museum Sejarah Seni (Kunsthistorisches Museum Wien, Museum Sejarah Seni) Istana Baru (Neue Burg) - Museum Ephesus
Saya mengunjungi Ephesus Museum, yang merupakan bagian dari Kunsthistorisches Museum Wien (Museum Sejarah Seni Wina), yang terletak di dalam Neue Burg (Istana Baru).
Beberapa bulan yang lalu, saya mengunjungi Ephesus di Turki, tetapi tampaknya di sini dipamerkan artefak-artefak yang ditemukan di sana.
Museum Sejarah Seni (Kunsthistorisches Museum Wien, Museum Sejarah Seni) Istana Baru (Neue Burg) - Koleksi Alat Musik Kuno.
Saya mengunjungi Collection of Historic Musical Instruments, yang merupakan bagian dari Museum Sejarah Seni (Kunsthistorisches Museum Wien) dan terletak di dalam New Palace (Neue Burg).
Di sana, terdapat banyak instrumen musik kuno yang dipamerkan, yang dihiasi dengan ukiran dan lukisan, sehingga bukan hanya sekadar instrumen musik, tetapi juga karya seni.
Museum Sejarah Seni (Kunsthistorisches Museum Wien, Museum Sejarah Seni) Istana Baru (Neue Burg) - Koleksi Senjata dan Baju Zirah.
Saya mengunjungi Koleksi Senjata dan Baju Zirah (Collection of Arms and Armour) yang berada di sayap Museum Sejarah Seni (Kunsthistorisches Museum Wien), yaitu di Neues Burg.
Jumlahnya sangat banyak, dan kualitasnya sangat tinggi. Museum-museum di Wina memiliki standar yang sangat tinggi, yang sangat membuat saya kagum.
Balai Kota Wina (Wiener Rathaus)
Saya mengunjungi Balai Kota Wina (Wiener Rathaus).
Sepertinya diperlukan reservasi untuk masuk ke dalamnya, tetapi berjalan-jalan di sekitarnya saja sudah cukup.
Saat ini, ada semacam festival film kecil yang sedang berlangsung, dan sebelum pembukaan, ada banyak pedagang makanan dan suasana yang meriah.
Gereja Votivkirche.
Istana Schönbrunn (Palace of Schönbrunn, Schloss Schönbrunn, Schloß Schönbrunn) dan kompleks taman.
Kebun Binatang Schönbrunn (Zoo Vienna, Tiergarten Schönbrunn)
Istana Hofburg - Museum Sisi, Koleksi Perak Kerajaan (Silberkammer), Apartemen Kaisar (Kaiserappartements).
Koleksi Perabot Kekaisaran (Hofmobiliendepot).
Akademi Seni Rupa Wina, Galeri Lukisan (Academy of Fine Arts, Gemäldegalerie der Akademie der bildenden Künste).
Gereja Karls (St. Charles's Church, Karlskirche)
Katedral Santo Stefanus (Stephansdom)
Pergilah ke Katedral Santo Stefan (Stephansdom) yang ikonik, yang terletak di pusat kota tua.
Saya sudah pernah ke sana beberapa kali, dan sekali di antaranya ada misa yang sedang berlangsung di dalam.
Meskipun bangunannya megah, tempat itu sering ramai dengan turis, jadi mungkin tidak menciptakan suasana yang kondusif untuk berdoa dengan tenang.