Di dalam feri yang menuju dari Osaka ke Shanghai, saya membaca buku tentang dunia Islam yang mungkin akan saya temui.
Buku ini, secara garis besar, menjelaskan prinsip-prinsip dasar Islam. Seperti yang disebutkan dalam buku, kenyataannya, banyak hal dalam Islam yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip dasarnya. Namun, mengetahui prinsip-prinsip tersebut seharusnya membantu dalam memahami realitas.
Berikut adalah catatan:
Islam
Kehidupan dan Kematian serta Perang Suci
Tanaka Kō
■ Islam adalah aturan (syariah) yang ditetapkan oleh Tuhan.
Syariah adalah standar baik dan buruk bagi Islam, dan mencakup dua hal berikut:
・Al-Qur'an
Kumpulan catatan langsung dari para murid tentang wahyu yang diterima oleh Muhammad dari Tuhan. Dikumpulkan oleh para murid Muhammad segera setelah kematian Muhammad.
・Hadis
Kumpulan perkataan dan tindakan Muhammad yang disusun secara individual oleh para murid. Jumlahnya sangat banyak. Karena setiap perkataan dan tindakan memiliki nama-nama pewaris yang terhubung, sehingga ada banyak catatan yang berbeda untuk setiap perkataan dan tindakan yang sama.
■ Ilmu Fikih (Fiqh)
Nama dari bidang studi yang berkaitan dengan Islam.
■ Hukum Islam (Ahkam Fiqhiyyah)
Sistem peraturan. Karena syariat sulit dipahami, para ahli hukum Islam menyusunnya.
Norma dibagi menjadi 5 kategori:
・ Kewajiban
・ Disarankan
・ Legal (Netral)
・ Dihindari (Dilarang)
・ Dilarang
■ Konsep Tuhan
Berbeda dengan konsep "Tuhan" dalam bahasa Jepang.
Tuhan (Allah) adalah "prinsip segala sesuatu" dan merupakan satu-satunya. Oleh karena itu, ini adalah agama monoteistik.
Ada konsep animisme (keyakinan bahwa roh ada di segala sesuatu), tetapi bukan politeisme (konsep bahwa ada banyak prinsip).
■ Konsep Roh
Ada konsep roh. Dalam bahasa Arab, disebut "ruh".
Menyembah roh (ruh) dilarang dalam Islam.
Konsep animisme bahwa roh (ruh) ada tidak hanya pada makhluk hidup, tetapi juga di seluruh alam.
Alam memiliki roh (ruh), tetapi tidak memiliki kehendak bebas.
Manusia memiliki roh (ruh) dan juga memiliki kehendak bebas.
Ada roh (ruh) yang memiliki kehendak bebas, dan mereka disebut "jin".
Roh dalam lampu cerita Arab adalah contoh yang baik.
■ Penciptaan Dunia
Keyakinan bahwa Pencipta (Allah) menciptakan dunia dengan perintah "begitulah".
Mirip dengan agama Kristen.
■ Penghakiman Terakhir
Setelah dunia dan alam semesta hancur, penghakiman terakhir akan datang.
Dalam perang terakhir, pihak kebaikan yang dipimpin oleh Isa (Yesus) dan Mahdi (Mesias) akan menang, tetapi kedamaian itu tidak akan bertahan lama, dan dunia akan hancur karena bencana alam.
■ Konsep Kematian
Pemisahan roh dari tubuh.
Ada penghakiman di pemakaman, dan pertanyaan akan diajukan tentang hal-hal yang dilakukan selama hidup.
Setelah itu, roh akan "tidur" dan pada akhirnya akan bangkit pada saat penghakiman terakhir.
Kehidupan setelah penghakiman terakhir adalah "surga" dalam pandangan Islam.
Tidak ada konsep reinkarnasi seperti dalam agama Buddha.
Karena jiwa berada di dalam mayat sampai saat penghakiman terakhir, mayat tidak boleh dirusak. Oleh karena itu, dimakamkan.
Pada dasarnya, transplantasi organ juga ditentang.
Mayat dimandikan dan dibungkus dengan kain putih.
■ Perlakuan terhadap Martir
Martir langsung masuk surga tanpa menunggu penghakiman terakhir.
Mayat tidak dimandikan dan tidak dibungkus dengan kain putih. Dimakamkan dengan pakaian yang dikenakan saat meninggal.
Orang-orang yang terkena pemboman di daerah konflik juga dianggap sebagai martir, dan dimakamkan dengan pakaian yang dikenakan saat meninggal.
Jihad adalah konsep tertinggi.
■ Kondisi agar Jihad Berlaku
Tujuannya adalah untuk kepentingan Islam.
Lawannya adalah orang kafir.
Pertempuran untuk membela diri, atau atas perintah Khalifah (pemimpin Islam).
■ Tindakan yang Dilarang dalam Islam
Membakar musuh sampai mati.
Melibatkan warga sipil.
■ Konsep Kebebasan
Manusia memiliki kebebasan, tetapi baik dan buruknya kebebasan tersebut, sebagaimana disebutkan sebelumnya, ditentukan oleh Syariah (peraturan yang ditetapkan oleh Tuhan).
■ Pemisahan Agama dan Negara tidak Ada dalam Islam
Ruang lingkup Syariah (peraturan yang ditetapkan oleh Tuhan) meliputi bidang politik.
■ Nabi
Orang yang menerima panggilan dari Tuhan dan diberi amanah untuk menyampaikan hukum Tuhan.
Tidak membuat ajaran sendiri.
Muhammad adalah "nabi terakhir" dalam dunia Islam.
Nabi memiliki ciri "tidak melakukan kesalahan".
Nabi melakukan mukjizat (keajaiban) sebagai bukti bahwa mereka menerima misi khusus dari Tuhan. Keajaiban khusus yang tidak dapat disangkal.
■ Tuhan (Allah)
Tuhan yang sama yang memberikan Sepuluh Perintah kepada Musa dalam agama Yahudi.
Tuhan yang sama yang mengajarkan kepada Yesus dalam agama Kristen.
■ Orang Suci (Wali)
Orang yang dekat dengan Tuhan, yang artinya.
Terkadang menerima wahyu dari Tuhan, tetapi bisa saja salah.
Orang suci kadang-kadang melakukan karamah (keajaiban), tetapi tingkatnya berbeda dengan mukjizat nabi.
■ Khalifah (Pemimpin Islam)
Adalah wakil (khalifah) dari nabi.
Tidak membuat hukum baru, melainkan mengikuti Syariah (peraturan yang ditetapkan oleh Tuhan).
■ Negara Islam
Pada dasarnya, Islam tidak memiliki hubungan dengan konsep negara.
■ Sistem Khalifah
Dalam sistem khalifah yang ideal, orang dapat bergerak bebas melintasi batas negara.
Dalam sistem khalifah, tidak ada hukum negara. Hanya ada Syariah (peraturan yang ditetapkan oleh Tuhan).
Tugas khalifah (pemimpin Islam) adalah menyelesaikan masalah yang tidak tercantum dalam Syariah (peraturan yang ditetapkan oleh Tuhan).
Dalam Islam, Syariah (peraturan yang ditetapkan oleh Tuhan) lebih kuat daripada khalifah (pemimpin Islam), sehingga secara prinsip tidak akan ada diktator.
■ Politeisme
Politeisme adalah hal yang buruk. Karena menganggap sesuatu yang bukan Tuhan sebagai Tuhan.
■ Penyembahan Berhala
Penyembahan berhala adalah hal yang buruk. Bahkan menyembah negara pun merupakan salah satu bentuk penyembahan berhala.
■ Negara Islam
Upaya "Negara Islam" untuk menjadi sebuah "negara" dianggap tidak benar dari prinsip dan asas Islam.
Legitimasi khalifah (Abu Bakar al-Baghdadi) yang ditunjuk diragukan.
Intoleransi adalah masalah yang sangat fatal.
Seringkali tidak sesuai dengan prinsip dan asas Islam.
Namun, mungkin bisa menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali sistem khalifah, demikian harapan.
----------------
Dengan membaca ini, gambaran umum tentang Islam yang sebelumnya tidak saya pahami, sekarang menjadi terlihat samar-samar.
Bagaimanapun juga, sangat mengejutkan bahwa tidak ada konsep reinkarnasi.
Secara keseluruhan, rasanya sangat berbeda dari agama-agama di Jepang, tetapi sebagai pengetahuan dasar untuk bepergian, saya rasa ini sudah cukup.